KARNAVAL SANTRI CILIK : HARI SANTRI YAYASAN NURUL IMAN
Semangat Santri Cilik: Karnaval Hari Santri KB-TKIT Nurul Iman
Setiap tanggal 22 Oktober, Yayasan Nurul Iman rutin menyelenggarakan peringatan Hari Santri dengan penuh khidmat dan kemeriahan. Puncak acara ditandai dengan karnaval keliling Kecamatan Genuk yang diikuti oleh hampir 1.000 peserta, mulai dari santri KB, TK, SD, Pondok Pesantren, hingga para guru, komite sekolah, dan wali murid. Dengan kostum unik masing-masing, kegiatan ini bertujuan untuk mengenang jasa besar para ulama dan santri dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, sekaligus menumbuhkan rasa bangga menjadi santri di hati anak didik.
Momen Bersejarah bagi Siswa KB dan TK
Ada yang istimewa pada peringatan tahun ini. Jika tahun-tahun sebelumnya anak-anak KB dan TK ikut memeriahkan suasana dengan menaiki kereta kelinci, kali ini untuk pertama kalinya mereka ikut karnaval dengan berjalan kaki. Meski ikut berjalan, rute yang ditempuh anak-anak kecil ini dibuat lebih pendek dan memotong jalur utama agar mereka tetap bersemangat hingga garis finis.
Kemeriahan di Sepanjang Jalan
Sejak pukul 07.00 WIB, suasana sudah tampak meriah. Anak-anak KB dan TK yang mengenakan atribut keislaman sambil membawa kembang manggar berkumpul di kompleks Pondok. Sementara itu, kontingen SD, pengurus yayasan, guru, dan komite berkumpul di depan gedung SD.
Rombongan pun mulai bergerak menyusuri jalanan Tlogo Indah Banjardowo dengan pengawalan dari Bapak Babinkamtibmas dan Babinsa. Keceriaan terpancar dari wajah para peserta sepanjang perjalanan.
Penutup yang Manis
Karnaval berjalan dengan sangat lancar dan penuh kegembiraan hingga berakhir sekitar pukul 09.30 WIB. Setibanya kembali di sekolah, para siswa kembali ke kelas masing-masing. Khusus untuk anak-anak KB dan TK, mereka diperbolehkan langsung pulang atau mampir sejenak menikmati jajanan di stand bazar yang telah tersedia di depan gedung TK Nurul Iman.
Peringatan Hari Santri tahun ini tidak hanya menjadi ajang parade, tetapi juga momen tak terlupakan bagi anak-anak untuk belajar kemandirian dan rasa cinta tanah air sejak dini.
Indahnya Berbagi: Aksi Nyata Karakter Cilik KB-TKIT Nurul Iman Genuk
Akhir semester satu selalu menjadi momen yang istimewa di KB-TKIT Nurul Iman Genuk. Bukan sekadar mengakhiri pelajaran di kelas, anak-anak diajak terjun langsung ke masyarakat melalui agenda tahunan: Silaturahmi dan Berbagi Sembako.
Pagi itu, suasana sekolah tampak lebih ceria dari biasanya. Dengan didampingi guru kelas masing-masing, langkah-langkah kecil anak-anak KB dan TK mulai menyusuri gang-gang di sekitar sekolah. Di tangan mereka, terselip paket berisi sembako dan roti yang siap dibagikan kepada para tetangga sekolah.
Belajar Adab di Ambang Pintu
Kegiatan ini bukan sekadar memberi, tapi merupakan praktik langsung nilai sopan santun. Setiap kelas mengunjungi dua keluarga pilihan. Di depan rumah warga, anak-anak belajar mempraktikkan adab bertamu dengan sangat tertib:
- Mengetuk pintu dengan lembut.
- Mengucapkan salam dengan suara yang ramah.
- Menanyakan kabar kepada tuan rumah.
Menanam Kepedulian Sejak Dini
Puncak dari kunjungan ini adalah ketika anak-anak memberikan buah tangan mereka sambil mendoakan kesehatan bagi tuan rumah. Melalui interaksi singkat namun bermakna ini, anak-anak belajar untuk peduli dan berbagi dengan sesama.
Kegiatan ini bertujuan agar setiap anak merasa menjadi bagian dari masyarakat. Dengan melihat senyum dari para warga, anak-anak pulang membawa pelajaran berharga bahwa kebahagiaan sejati dimulai dari sikap santun dan tangan yang suka memberi.