Berita • 06 October 2026

Pelantikan Kepala Sekolah dan Mudir Yayasan Nurul Iman

SEMARANG – Kamis, 1 Oktober 2026 Yayasan Nurul Iman mengadakan Pelantikan Kepala TKIT Nurul Iman, Kepala SDIT Nurul Iman dan Mudir Pondok Pesantren Tahfidzul Quran (PPTQ) Fatimah Az Zahra. Biasanya pergantian Kepala Sekolah atau Mudir diselenggarakan secara sederhana dan internal unit, namun kali ini dilakukan serentak semua unit pendidikan, secara formal dan terbuka. Acara yang dilaksanakan di aula SDIT Nurul Iman ini menghadirkan semua stakeholder Yayasan Nurul Iman, mulai dari Dewan Pembina, Pengawas, Penasehat dan Pengurus Yayasan, juga semua guru dan karyawan unit di bawah Yayasan. Hadir pula undangan dari Dinas Pendidikan Kota Semarang dalam hal ini Koordinator Satuan Pendidikan (Korsatpend) Kecamatan Genuk, Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD PONTREN) Kemenag Kota Semarang dan Pengurus Komite baik Komite KB-TKIT Nurul Iman maupun Komite SDIT Nurul Iman.

Kepala Sekolah yang dilantik adalah Kepala TKIT Nurul Iman, ustadzah Siti Romlah, A.Md (incumbent), Kepala SDIT Nurul Iman, ustadz Abdul Rahman Wakhid, S.Pd dan Mudir PPTQ Fatimah Az Zahra, ustadz Muhammad Amirus Syahid, alhafidz (incumbent). Rangkaian pelantikan diawali menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan ayat suci al-quran dilanjutkan dengan prosesi pelantikan Kepala Sekolah dan Mudir oleh Ketua Yayasan Nurul Iman. Setelah pelantikan dilanjutkan penanda tanganan Berita Acara Pelantikan dan sambutan-sambutan baik dari Kepala Sekolah dan Mudir yang dilantik maupun para pejabat dinas yang hadir.

Korsatpend Kecamatan Genuk – Bapak Santoso, S.Pd, M.Pd, dalam sambutannya berpesan kepada para Kepala Sekolah yang dilantik untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab. Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa kadang ada guru yang tidak bersedia menjadi Kepala Sekolah tapi jika ada Kepala Sekolah yang dilantik dia akan berkomentar kurang baik, maka Kepala Sekolah harus bisa ngemong semua guru dan karyawan.

Seksi PD PONTREN Kemenag Kota Semarang, Bapak Yusuf Amri Mahyuri, S.Pd, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan agar izin operasional pondok untuk segera diselesaikan dan akan dibantu oleh kemenag. Lebih lanjut beliau menyampaikan agar TPQ juga diurus izin operasionalnya karena bantuan insentif untuk guru TPQ di Kota Semarang belum bisa terserap secara maksimal.

Sambutan penutup dari Ketua Yayasan – ustafdz Zaenal Abidin M Zazit, SH, menekankan agar Kepala Sekolah dan Mudir sungguh-sungguh dalam mengemban amanah. Penekanan beliau adalah pada ruhiah pegawai, karena ruhiyah yang kuat akan membuka jalur langit dan tercapai semua program yang direncanakan.

Kepala Sekolah dan Mudir yang dilantik ini adalah untuk masa jabatan 5 tahun kedepan yaitu tahun  2026 hingga 2031. Mereka yang dilantik telah melalui tahapan seleksi oleh panitia yang dipimpin Kabid Pendidikan Yayasan Nurul Iman, ustadz Yahya Ahmadi, S.Pd. Dimulai dari  tahapan pendaftaran calon Kepala Sekolah dan Mudir, dilanjutkan dengan wawancara dan presentasi dihadapan Dewan Kasepuhan Yayasan Nurul Iman. Yayasan merencanakan untuk membuat pola yang sama dalam pergantian kepala sekolah dan mudir ini agar semakin menumbuhkan semangat bekerja, profesionalisme dan bentuk keterbukaan