Qurban di SDIT Nurul Iman
Kegiatan diawali dengan pemberian penjelasan kepada peserta didik mengenai makna dan sejarah ibadah kurban dalam Islam. Guru menjelaskan bahwa kurban merupakan bentuk ketaatan kepada Allah Swt. yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail a.s. Selain itu, peserta didik juga dikenalkan pada jenis-jenis hewan yang dapat dijadikan kurban serta tata cara penyembelihan yang sesuai dengan syariat Islam.
Pada saat proses penyembelihan berlangsung, peserta didik menyaksikan secara langsung dengan pendampingan guru dan panitia kurban. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi untuk mengenalkan sumber bahan pangan yang berasal dari hewan serta pentingnya memperlakukan hewan dengan baik sebelum disembelih. Peserta didik juga diajarkan untuk menghormati proses penyembelihan sebagai bagian dari ibadah dan tidak menjadikannya sebagai tontonan semata.
Setelah penyembelihan, peserta didik dapat mengamati proses pengulitan, pemotongan, hingga pembagian daging kurban. Melalui kegiatan tersebut, mereka belajar tentang kerja sama, gotong royong, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Anak-anak memahami bahwa daging kurban tidak hanya untuk dikonsumsi sendiri, tetapi juga dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk berbagi kebahagiaan dan rasa syukur.
Kegiatan penyembelihan hewan kurban pasca Iduladha memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik sekolah dasar. Pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata yang dapat menumbuhkan karakter religius, empati, serta kepedulian terhadap sesama. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi sarana efektif dalam membentuk peserta didik yang berakhlak mulia dan memiliki kesadaran sosial yang tinggi sejak usia dini